Testimoni

Pengalaman Vinsensia Bisa Bebas Dari Gangguan Asma di Saat Hamil, “Sekarang saya dapat beraktifitas dari pagi sampai malam tanpa harus mengalami sesak nafas. Terima kasih Tuhan, terima kasih TNO.”

Asma saat hamil apa solusinyaVinsensia atau lebih akrab di panggil Vivien (30 tahun) sebetulnya sudah 1 tahun yang lalu dikenalkan TNO, tapi berpikir sama saja dengan obat asma lainnya.

Akhir September lalu Vivien diceritakan kembali tentang manfaat TNO oleh kakak ipar yang mana beliau sembuh dari diabetesnya setelah 3 bulan mengkonsumsi TNO secara rutin dan anak kakak iparnya yang baru berumur 3 hari sembuh dari sakit kuning hanya dalam waktu 1 hari. Akhirnya Vivien dan suami memutuskan untuk mencoba TNO.

Pertama kali minum TNO, saya agak kaget dengan reaksinya. Dari tenggorokan sampai dada terasa panas dan tenggorokan saya gatal sehingga saya batuk terus menerus.

Saya memang belum sempat berkonsultasi tentang dosis yang harusnya saya minum. Lantas saya minumkan saja karena saya ingin cepat sembuh. Sungguh tidak nyaman dalam kondisi hamil terserang asma, “Malah saya sempat kaget karena selama 3 hari, buang air kecil tidak terkontrol, jadi terpaksa harus memakai pampers. Saya pikir ketuban saya pecah, ternyata itu akibat detox dari kolesterol saya yang tinggi,”

Tapi Puji Tuhan ada TNO, meskipun saya tidak bisa tidur karena batuk dan sesak tapi saya tidak perlu di rawat di rumah sakit untuk dioksigen. Dan saya sama sekali tidak lemas, letih. Dengan kondisi demikian saya tetap bisa beraktifitas seperti biasa, sekalipun harus keluar kota dimana harus menempuh perjalanan yang cukup jauh.

Satu minggu setelah mengkonsumsi TNO, kondisi saya berangsur-angsur membaik. Sekarang sudah 1 bulan saya mengkonsumsi TNO. “Saya merasa semakin sehat.

Dosisnya yang saya minum juga tidak sebanyak dulu. Saya yakin TNO dapat memberikan manfaat nutrisi yang lengkap yang dibutuhkan janin dalam kandungan saya melebihi vitamin apapun. Bahkan kandungan indoidnya dapat memberikan proleksi terhadap saya dan anak dalam kandungan saya.” Sekarang saya dapat beraktifitas dari pagi sampai malam tanpa harus mengalami sesak nafas. Terima kasih Tuhan, terima kasih TNO.

Pengalaman Blasius Priyo Anggitocahyo Mengatasi Asma Kronis, “bahkan sampai saat ini sesak nafasnya sudah tidak pernah kambuh lagi,”

cara penyembuhan asma secara tuntasSe-dingin apapun udara yang menyeruak Pekanbaru, Sumatera Selatan, tempat tinggalnya, dan sebanyak apapun minyak yang terdapat dalam goreng-gorengan yang menjadi makanan favoritnya tidak akan membuat Blasius Priyo Anggitocahyo harus menghirup nebulazer atau alat pelega pernafasan semacam oksigen steril melalui mulutnya.

Berkat TNO yang disuguhkan Andalusia Maryono, Ibunda Blasius sebanyak 30ml setiap 1 jam sekali, membuat asma kronis yang menyerangnya semenjak usia 2 tahun serta merta sirna. Padahal sudah berbagai macam cara yang ditempuh untuk menyembuhkan Blasius.

Diagnosa dokter yang menyebutkan bahwa Blasius menderita alergi udara dingin yang membuatnya kesulitan bernafas (asma). Anehnya, penyakit itu muncul tanpa sebab yang jelas, intervalnya pun tidak mudah diketahui, datang sesukanya.

Suatu hari Lusia mengajak Blasius untuk mengunjungi kakaknya, Fransiska yang berada di Jakarta Juli 2007 silam.

Merasa kondisi Blasius sedang berada dipuncak, Lusia tidak membawa nebulazer untuk mengantisipasi kambuhnya penyakit Blasius. Namun ternyata, saat jalan-jalan di mall, penyakit Blasius kambuh, nafasnya tersengal-sengal, bahkan wajahnya sudah membiru. Buru-buru Fransiska mengajak Lusia pulang dan memberikan Blasius TNO 1 sloki setiap jam.

“Puji Tuhan, dalam waktu hampir 7 jam nafas anakku semakin stabil, bahkan sampai saat ini sesak nafasnya sudah tidak pernah kambuh lagi,” ceritanya. Kini semua penyakit yang hinggap di keluarga Lusia dapat diatasi dengan TNO. Terima kasih TNO!

Pengamalan Julius Wirianata Mengatasi Asma Menggunakan TNO, “Sampai sekarang. obat hirup itupun dilupakan.”

Julius Wirianata menempuh beragam cara untuk sembuh dari penyakit asmaJulius Wirianata menempuh beragam cara untuk sembuh dari penyakit asma. Ia bahkan pernah berobat ke Singapura. Hasilnya sama, ia hanya diberi inhaler untuk mengurangi sesak saat Penyakit Asma-nya kambuh. Jadilah Julius tergantung pada obat hirup itu, hingga akhirnya pada tahun lalu, secara tidak sengaja Julius bertemu TNO di Australia.Ia habiskan satu botol dalam seminggu. Sepulangnya ke Jakarta, setelah sebulan di Australia, sesak di dada hilang. Sampai sekarang. Obat hirup itupun dilupakannya. “Padahal biasanya dalam sehari saya harus menghirup inhaler paling tidak lima kali,” kata Julius.

Pengalaman H. Ali Pasya Saman, “Alhamdulillah, saya memperoleh manfaat kesehatan dari TNO yang saya minum,”

Pengalaman H. Ali Pasya SamanAsma. Rasa sakit didada terasa acapkali menarik napas. Ia juga mengalami batuk-batuk dan hidung mampet karena pilek. Puncaknya sekitar dua tahun lalu. Napasnya benar-benar sakit. Tidur pun jadi tak nyenyak. Berbagai macam obat pun dicoba, tapi juga tak pernah berhasil. Hingga suatu ketika, seorang teman menawarkan TNO untuk menjadi obat asma-nya. Ia sendiri sudah mendengar nama ini, tapi ia mengaku tak langsung percaya. Tapi karena ingin sembuh, ia memberanikan diri untuk mulai mencoba dengan dosis dua sloki sekali minum, yang dilakukan setelah Maghrib. Pagi harinya, ia minum lagi tiga sloki.Dua minggu berselang, ia merasakan napasnya yang lega. Tak ada rasa sakit sama sekali di paru-parunya. Ia terbebas dari asma. Yang lebih menggembirakan, “Alhamdulillah, saya memperoleh manfaat kesehatan dari TNO yang saya minum,” ujar dokter yang juga pernah menjadi anggota DPR di era Habibie ini. Jadi terbukti bahwa TNO dapat digunakan sebagai obat asma.

Pengalaman Ibu Sarinah dalam Pengobatan Asma, “Terbukti TNO dapat menjadi perantara sebagai obat asma”

Pengalaman Sarinah dalam Pengobatan AsmaMenjelang Idul Fitri tahun lalu, tepatnya bulan November. Ibu Sarinah yang tinggal di daerah Manggarai, Jakarta Selatan melakukan perjalanan ke Bekasi mengunjungi cucunya. Sepulangnya dari Bekasi, kondisi Ibu Sarinah mendadak drop. Kepala pusing dan badan terasa gemetar.

Anak-anaknya mengira bahwa ibunya mengalami tekanan darah tinggi. Langsung saja diberi obat penurun tekanan darah. Namun kondisinya bukannya membaik, malah semakin memburuk. “Langsung saja saya bawa ibu ke rumah sakit terdekat,” ujar Sarwan, anak bungsu Ibu Sarinah.

Di rumah sakit, tekanan darah ibu Sarinah, tinggal 80. Tak pelak, infus menancap di lengannya dan selang oksigen di hidungnya. “Kondisi ibu, sangat lemah, kami anak-anaknya sangat khawatir. Tapi tetap berusaha tabah. Belum lagi penyakit asma ibu yang membuat ibu menjadi susah bernafas. Yang kami khawatirkan adalah terjadi lemah jantung, karena dokter rumah sakit telah mengindikasikan adanya kelemahan jantung pada ibu kami,” terang Sarwan.

Keesokan harinya, Sarwan teringat akan informasi yang pernah disampaikan temannya tentang TNO. “Dulu saya sempat antipasti saat diinformasikan mengenai khasiat TNO.

Setelah membeli dan mengantongi kebutuhan dosis untuk mengatasi sakit asma yang diderita ibu Sarinah, Sarwan dan keluarga segera memberikan kepada Ibu Sarinah. “Saya berikan TNO dua kali sehari, dan malam harinya tensi ibu berangsur normal yakni 120. Saat itu ibu pun mulai berkeringat dan (maaf) buang-buang air. Namun saya tidak khawatir, karena menurut teman saya, itu adalah proses detoksifikasi (tubuh sedang membuang kotoran atau racun keluar dari tubuh).”

Keesokan siangnya ibu Sarinah sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Karena kondisinya yang sudah stabil dan cenderung membaik, pihak dokter mengijinkannya untuk pulang. “Disamping obat, sampai sekarang ibu tetap mengonsumsi TNO. Bahkan hingga kini, tekanan darah ibu masih normal.

Dan yang lebih mengagumkan lagi, penyakit asma yang selama bertahun-tahun merongrongnya perlahan mulai sirna. Ibu sudah bisa berjalan agak jauh tanpa harus ngos-ngosan. Dan tertawa lepas tanpa harus merasa sesak nafas. Terima kasih buat TNO yang telah menjadi produsen solusi permasalahan kami sekeluarga.”Terbukti TNO dapat menjadi perantara sebagai obat asma”

Pengalaman Rudi Rundengan Mengatasi Asma Secara Tuntas, “Sehat Adalah Kekayaan”

Pengalaman Rudi Rundengan Mengatasi Asma Secara Tuntas“Sekian lama hidup dengan tiga penyakit sampai akhirnya berkenalan dengan TNO, akhirnya bisa menikmati hidup setelah berpuluh-puluh tahun menderita”

Riwayat asma Rudi berawal dari penyakit bronkitis yang menyerangnya sewaktu bertugas di hutan Kalimantan yang lembap. Penyakit ini lambat laun berkembang menjadi asma yang tak kunjung membaik meskipun sudah diobati bertahun-tahun. Ia pernah berkeliling ke beberapa klinik asma dan alergi, mendapat obat suntik selama satu bulan (seminggu 2 kali), mencoba terapi pemanasan, namun asmanya tetap sering kambuh, terutama ketika stres atau berada di tempat dingin. Ia bahkan pindah ke Jakarta untuk tinggal di tempat yang lebih tropis, bukan tempat yang lembab. Rudi diserang asam urat karena kadar kolestrolnya tinggi. Pola makannya memang tak sehat, ia merokok dan kerap minum alkhohol.

Daftar penyakitnya bertambah ketika ia mulai mendapat migrain. Saat migrain menyerang, asmanya ikut kambuh. Ia juga sudah berobat ke beberapa neurolog, minum segala macam obat migrain dan mencoba terapi akupuntur. Tapi migrainnya tak kunjung lenyap.

Setelah lama hidup dengan tiga penyakitnya, penderitaan keempat datang pada tahun lalu: penyempitan saraf tulang belakang. Bila duduk terlalu lama, pinggangnya sakit seperti ditusuk-tusuk. Ia tak bisa tidur, apalagi dalam posisi miring. Ia mencoba susu berkalsium tinggi, terapi akupuntur, obat herbal dan pijat saraf. “Tahun lalu, saya pasrah. biarlah, tak perlu mencoba obat lagi.” Kenang Rudi.

Namun di tahun inilah ia berkenalan dengan TNO. Awalnya, adik ipar istrinya datang jauh-jauh dari Manado ke Jakarta mencari TNO. Karena istri Rudi menderita maag akut, sang istri pun ikut mencoba TNO. Sebulan minum TNO, maagnya tak pernah kumat lagi. Akhirnya Rudi suaminya ikut rutin mengkonsumsi TNO tiga kali sehari. Tiga minggu kemudian, setelah minum TNO, kondisinya berubah. Bangun tidur, ia bisa langsung berdiri tegak dan berjalan. Padahal biasanya, ia harus bangun pelan-pelan, duduk di ranjang lalu melakukan sedikit peregangan. Bila tak begitu, ia tak bisa bangun. Empat hari kemudian, ia bahkan mencoba menyikat WC. Dulu, ini mustahil dilakukan karena ia tak bisa membungkuk. November lalu, ia melakukan check up kesehatan dan … kondisinya baik sekali! Kolestrolnya turun menjadi 190, asam uratnya 7, sarafnya pun baik. Hingga kini, ia tak pernah lagi terserang migrain, asma, bahkan tak lagi batuk jika mencium bau tajam. Untuk pertama kalinya sejak berpuluh-puluh tahun, ia bisa menikmati hidupnya. “Sehat adalah kekayaan,” katanya, penuh syukur.

Video Sharing Pengalaman Nyata Rudi Rundengan Tentang Bagaimana TNO Sangat Membantu Kondisi Tubuhnya Yang Memiliki Gangguan Asma dan Kini Bisa Bebas Dari Asma

klik Video di bawah ini, tekan tombol Play untuk memulai.

Kelancaran video tergantung kecepatan jaringan internet anda, tekan Pause untuk loading video sampai selesai, baru tekan tombol Play untuk menonton.

Untuk Harga dan Cara Pesan TNO

KlikTombol Pesan Penyembuhan Asma